Banyumas - Di pelosok Banyumas, tepatnya di Desa Karanggayam, Kecamatan Lumbir, harapan itu kini berdiri kokoh. Jembatan Garuda cikal bakal majunya desa tersebut melalui tangan-tangan TNI, Pemerintah dan rakyat yang bersatu.
Bukan sekadar rangka besi dan beton, namun jembatan penghubung kehidupan bagi warga desa. Ini dibuktikan di bawah komando Korem 071/Wijayakusuma, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Infanteri Edward Samosir bersama jajarannya.
Kehadiran TNI, nyata melalui Program Jembatan Garuda, program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prajurit TNI dari Koramil Lumbir bersama rakyat bahu-membahu, tanpa sekat, tanpa jarak. Keringat menjadi saksi, gotong royong menjadi kekuatan.
Jembatan ini bukan hanya mempersingkat jarak, tetapi membuka akses ekonomi, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik. Dimana, anak-anak dapat melangkah lebih aman ke sekola dan petani lebih mudah membawa hasil panen.
"Kami sangat terharu bisa bersama rakyat mewujudkan keinginan rakyat melalui program dari Bapak Presiden. Dan semua ini juga demi kepentingan bangsa dan negara," kata Dandim Banyumas Letkol Inf E. Samosir, Selasa (23/12/2025).
Warga tak lagi terisolasi saat musim hujan datang, lanjut Dandim, dan inilah wujud TNI yang selalu hadir untuk rakyat. "Kami bekerja dalam diam, mengabdi dengan ketulusan," ujarnya.
Dari Karanggayam untuk Indonesia, Jembatan Garuda berdiri sebagai simbol persatuan, kekuatan, dan kemajuan bangsa. (Pendim0701)




Posting Komentar
Posting Komentar